Jujur saya tidak pernah japri dengan beliau berdua. Tapi saya rasakan pak Tjip dan ibu Roselina ialah sepasang guru untuk saya, baik melalui agen slot online terpercaya artikelnya maupun melalui komunikasi di kompasiana.com melalui grup WA KPB (Kompasiana Penulis Berbalas).

Di mulai dengan satu pagi saat saya mengirimi sebuah puisi. Bunda Roselina menegur di kotak kometar, “Wah puisi yang baik dan sentuh hati, trimaksih sudah mengirimi puisi yang cantik, salam hangat. Mendapatkan panggilan semacam itu pagi itu rasanya saya punyai saudara di Kompasiana. Demikianlah rupanya menulis masih kurang tuangkan gagasan. Saya sadar jika berbicara di dunia secara baik, sopan dan membahagiakan benar-benar diperlukan.

Tulisan pak Tjip yang mengena di batin saya ialah “Kecantikan dan Ketampanan Tak pernah setia.” Di sini saya belajar untuk menyukai suatu hal tidak dari segi bagusnya saja khususnya dari fisik. Karena semua yang berbentuk fisik itu akan remuk yang masih ada cuman ketulusan batin.

Walau tak pernah berjumpa muka dan tidak pernah komunikasi secara individu dengan beliau melalui tulisannya pak Tjip saya belajar hidup selalu mengucapkan syukur dan tanpa sakit hati. Memang hal itu perlu perjuangan untuk lupakan beberapa hal yang menyakitkan hati, baik pada teman atau musuh.

  • Lelaki yang telah memiliki banyak predikat diantaranya:

Ini mengikuti ibu Roselina sepanjang 56 tahun wow benar-benar angka yang mengagumkan panjang untuk sebuah biduk yang diberi nama pernikahan. Benar-benar mengagumkan ini pasti mengilhami kami semua jika menjadikan satu dua hal yang lain itu perlu loyalitas kedua pihak. Jika sepihak pasti remuk. Respek dan angkat topi untuk pak Tjip dan ibu Rose.

Saya juga membaca artikel ibu Rose mengenai “Menyampaikan Janji Pernikahan Itu Gampang. Sseri 1 sampai 3, saya menyaksikan begitu berusaha berdua itu berkekuatan yang mengagumkan, dan itu tidak gampang. Dua duanya perlu instropeksi dan introspeksi diri yang mengagumkan. Di umur pernikahan yang 1/2 era lebih ini beliau pantas jadi konseling sebuah perkawinan dalam menuntaskan sebuah permasalahan.