Alih bentuk evaluasi secara daring pasti bukan hal yang gampang dan tidak seluruhnya pelaku mempunyai persiapan itu. Hingga memerlukan banyak penyesuaian-penyesuaian baru. Seringkali keadaan ini lah yang munculkan masalah baik dari permasalahan tehnis atau proses evaluasi.

Usaha yang dilaksanakan untuk menolong menangani permasalahan yang terjadi salah satunya dengan lakukan pengiringan belajar secara daring yang disebut sisi wujud dari dedikasi pada warga. Wabah Covid-19 dikerjakan aktivitas dedikasi dengan mengusung topik penjagaan dan pengendalian imbas Covid-19. Adapun program yang dijajakan ialah penjagaan dan pengendalian imbas Covid-19 dalam sektor pengajaran dan ekonomi.

Program pengiringan orangtua murid dikerjakan lewat group WhatsApp dengan sistem share dan dialog berkenaan kesusahan sepanjang mengikuti anak- anak belajar dalam rumah. Saat berunding beberapa jawaban orangtua berkenaan masalah mengikuti anak belajar dalam rumah rerata menjelaskan jika kesusahan dalam pahami materi dan disiplin dalam belajar jadi menurun ‘agak rileks ya’..

“Susah pahami materi buat diterangkan balik ke anak terutamanya matematika”

“Masalah nya terkadang senang gak konsentrasi dalam belajar… walau materi telah diberi bu guru.. jadi belajar nya sama seperti yang rileks begitu kak…”

Disamping itu salah seseorang tua ikut memberi jawaban..

“Alhamdulillah… Anakku selalu semangat dalam belajar terkecuali jika materi nya tidak dapat dipahami..”

Sesudah ketahui masalah yang ditemui, dialog di lanjut kan dengan pertanyaan motivation yang diberi beberapa bunda dalam menangani masalah barusan.

“Harus dikasih pemahaman jika yang diminta bu guru bila tidak ditangani tidak mendapatkan nilai”

“Memberi motivasi jika jika tidak belajar akan ketinggal pelajaran.. gak naik kelas.”

Menyaksikan keaktifan beberapa ibu dalam pengiringan diteruskan, penulis share beberapa panduan untuk mengikuti anak supaya disiplin belajar dalam rumah.

Aktivitas ini memperoleh tanggapan yang positif dari beberapa ibu yang mengikut pengiringan. Ini nampak saat penutupan aktivitas pengiringan dan group WhatsApp disudahi dengan perkataan terima kasih dari beberapa ibu.

“Terima kasih atas panduan nya kak. Insyaallah benar-benar menolong dan berguna dalam soal pjj ini.”

“Hatur nuhun kak.”

“Terima kasih kak Trivani ayam populer di asia.”