Ramainya perampokan sepeda motor (curanmor) di kota Metropolitan disebabkan karena permasalahan keuangan. Kecuali, permasalahan keuangan, ada satu faktor yang yang nyaris bahkan juga dilalaikan oleh tiap orang yaitu, rutinitas melihat film action. [/H3]

Satu bulan lalu, rekanan kerja saya kehilangan motor di Kota Tua Jakarta. Urutannya lebih kurang semacam ini, adik rekanan saya pinjam motor abangnya untuk nikmati akhir minggu di kota Jakarta, persisnya di kota Tua. Walau sebenarnya, kota Tua belum dibuka, sejak PSBB dari Pemerintah provinsi DKI Jakarta.

Ternyata magnet kota Tua menggerakkan adik rekanan saya ini untuk ngotot ke Jakarta bersama kekasihnya. Kondisi adam – ayem sampai larut malam, kurang lebih jam 11.30 WIB. Adik rekanan saya ini pulang ke tempat tinggalnya di Rawa Bogor, Jakarta Barat. Anehnya, adik rekanan saya ini tidak bawa motor abangnya. Justru, dia diantarkan oleh Driver Grab.

Adik rekanan saya ini menangis histeris, sekalian mohon maaf ke abangnya. Karena motor abangnya dicuri oleh orang yang tidak dikenali. Rekanan kerja saya minta verifikasi ke adiknya.

Tetapi, adiknya tidak memberi keterangan secara detil dan terang. Rekanan saya berasa kesal dan geram dengan adiknya, tetapi dia tidak dapat melakukan perbuatan apa-apa. Karena dia benar-benar mengasihi adik bungsunya.

Keesokannya, rekanan saya pada tempat kerja minta dana untuk kami semua untuk menolong cari motornya. Ada beberapa rekanan kerja yang merekomendasikan untuk memberikan laporan kasus kehilangan ini pada pihak yang berwajib.

Tetapi, rekanan kerja ini berasa takut. Karena peralatan motornya, berbentuk STNK, SIM, Pajak telah mati. Pada akhirnya, dia tidak berani untuk menyampaikannya pada pihak berwajib. Kelak semakin susah kepentingannya. Jalan terbaik ialah kami menolong rekanan kerja ini untuk cari motornya.

Mendekati dua Minggu, dia mendapati motornya di salah satunya bengkel di wilayah Rawa Bogor juga. Dia berasa suka. Karena motornya telah diketemukan. Permasalahan baru tampil kembali, yaitu rupanya yang mengambil motornya ialah rekanan teman dekatnya.

Pikirkan seorang teman dekat seteganya lakukan hal tersebut? Irit kata, rekanan saya minta verifikasi ke teman dekatnya. Sempat memang terjadi bentrokan antar ke-2 nya. Tetapi, sukurlah, kondisi jadi kembali normal antara mereka.