Kemesraan antar teman dekat akan berbuntut pada pemecahan, jika status teman dekat telah ada pada ujung karier. Kadang, pendatang baru (Fresh Graduate), dipandang seperti saingan di pada lingkungan kerja. Apa lagi, Fresh Graduate sama dengan dinamis, cepat menyesuaikan, dan cekatan.

Tendensi manuver tidak cuma berada di dunia Politik. Tetapi dalam sektor apa saja. Khususnya di lingkungan kerja. Lingkungan kerja ialah sarang tumbuh – kembang kecemburuan sosial, ajaran kedengkian, rumor SARA, minoritas dan sebagian besar.

Profesionalitas ialah slogan di dunia kerja. Karena kodrat manusia ialah binatang yang berpikiran budi. Hmmm,, saya berharap, anda tidak boleh meliarkan pemikiran mengenai binatang berpikiran budi, ya.

Bagaimana juga, kita mempunyai jiwa binatang. Jiwa binatang itu akan ada, saat kita telah ada pada ujung keruntuhan, periode pensiun, perubahan kedudukan, dan lain-lain. Kecondongan jiwa binatang kita akan nampak terang, dengan melihat teman dekat sebagai lawan atau musuh. Karena itu, jiwa binatang akan menggerakkan kita untuk menghalalkan semua langkah, untuk singkirkan teman dekat kita di pada lingkungan kerja.

Dalam tuntunan kepribadian sosial, menghalalkan semua langkah untuk capai arah tertentu ialah hal yang tidak manusiawi. Saya percaya tuntunan kepribadian ini akan berkaitan sampai kapan saja.

Okey, don’t worry ( Tidak boleh cemas)! Karena penyesalan, kecemasan cuman akan menambahkan beban batin. Nah, saya pikir tehnik ini dapat dipakai oleh siapa saja, yang pernah atau pernah sakiti, singkirkan teman dekatnya dalam lingkungan kerja. Karena jiwa binatang (keegoisan) untuk menjaga kedudukan atau status tertentu dalam hirarki Perusahaan.
[H3] Tidak boleh Menebarkan Fitnah dan Isu [/H3]

Lifestyle.Kompas.com;

umumnya pegawai, jika tidak senang dengan partnernya, akan gampang membuat isu dan fitnah. Maksudnya tidak lain cuman untuk memberi rasa ketaknyamanan untuk partnernya. Langkah ini umumnya sukses singkirkan rekanan kerjanya.

Tidak boleh mencemari rekanan pertemanan dengan isu dan fitnah. Disamping itu, hukum kausalitas semesta (sebab-akibat) akan berlaku untuk kamu yang menyukai bergosip dan mencelakakan rekanan kerja.

Jika tidak ingin terima hukum kausalitas, karena itu jangan mencoba-coba untuk mencelakakan dan bergosip rekanan kerja.
[H3] Sadar Diri jika Semua Suatu hal Tidak Kekal [/H3]